TanjungpinangKepriSamjonews.com – Kehadiran para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kepri saat rapat paripurna di DPRD Kepri Pulau Dompak Tanjungpinang, kembali menuai sorotan.

Setelah sempat disorotinya beberapa bulan lalu, Ketua Fraksi Hanura Plus Syukri Fahrial kembali melemparkan kritik atas frekuensi kehadiran para kepala OPD.

Kritik itu disampaikannya saat rapat paripurna paripurna beragenda Pandanga Akhir Fraksi pada Kamis (29/11/2018) siang.

Kepala OPD Jarang Ikut Sidang Paripurna, Ketua DPRD Kepri Minta Perhatian Sekda dan Gubernur
Kehadiran para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kepri saat rapat paripurna di DPRD Kepri Pulau Dompak Tanjungpinang menuai sorotan.

Sebelum membacakan pandangan umum fraksinya, Syukri meminta Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah yang hadir saat itu untuk memberikan alasan ketidakhadiran banyak kepala OPD.

"Saya minta Pak Sekda untuk menjelaskan mengapa banyak kepala OPD tidak hadir," ujar Syukri.

Dia kemudian berkesan, banyak kepala OPD tidak memiliki keinginan hadir pada rapat paripurna.

Padahal apa yang dibahas dalam rapat paripurna tersebut bermanfaat bagi semua masyarakat.

Kritik Syukri dipertegas lagi oleh Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak yang memimpin rapat paripurna.

Jumaga mengakui sudah beberapa kali selalu meminta supaya kepala OPD hadir pada rapat paripurna penting.

"Dalam rapat kerja tolong ini disampaikan. Apa salahnya Kepala OPD meninggalkan kerja dua jam untuk ikuti rapat paripurna. Saya minta Pak Sekda dan Pak Gubernur untuk memperhatikan ini," tegas Jumaga.

Rapat paripurna tersebut awalnya hanya dihadiri oleh empat kepala OPD.

Mereka adalah Kepala Bappeda Naharrudin, Kepala Biro Administrasi Layanan Pengadaan Misbardi, Kepala Kesbangpol Lamidi dan seorang pejabat lain.

Padahal ada 43 OPD di lingkup Pemprov Kepri.

Tidak lama berselang, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Amin Husin dan Kepala Biro Pemerintahan Aris Fhariandi masuk ke ruangan rapat paripurna.

Setelah selesai rapat paripurna, beberapa kepala OPD baru muncul, antara lain Kepala BKPSDM Firdaus dan Kepala Dinas Kebudayaan Yatim Mustafa. (Anis)

 
Top