Tanjungpinang, Kepri, Samjonews.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri akhirnya mengesahkan peraturan daerah (Perda) Perubahan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kepri nomor 1 tahun 2014.

Tatib ini mengacu pada Peraturan Pemerintah PP 12 tahun 2018 yang berisi peraturan bagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri khususnya masa reses. Hal ini disampaikan Ketua Bapemperda DPRD Kepri, Alex Guspeneldi pada sidang Paripurna di Kantor DPRD Kepri DOmpak, Senin (6/8) kemarin.

Dewan Sahkan Perda Perubahan Tatib DPRD Kepri 2014
Ketua Bapemperda DPRD Kepri Alex Guspeneldi saat menyerahkan laporan akhir Pansus kepada pimpinan sidang Jumaga Nadeak, SH saat paripurna, Senin (6/8) kemarin
Dikatakan Alex, dalam tataib sebelumnya, DPRD Provinsi Kepri melakukan reses selama enam hari kerja. Namun dengan berlakunya tatib ini nantinya dewan akan melakukan reses selama 14 hari kerja. "Berdasarkan pasal 88 PP nomor 12 tahun 2018 ini disebutkan reses DPRD Provinsi Kepri delapan hari kerja. Dan untuk bercirikan kepulauan ditambah paling lama enam hari lagi," ujar Alex.

Alex menjelaskan, penambahan enam hari kerja ini bukan tanpa alasan yang jelas. Namun dengan memikirkan luasnya wilayah laut Kepri yang ada.

Sehingga kedepannya diharapkan dengan adanya penambahan waktu reses ini dewan dapat lebih maksimal menyerap aspirasi masyarakat. "Kita harapkan dengan penambahan waktu ini, dewan dapat lebih lama berada di masyarakat," ungkap Alex.

Selain masa reses, diatur juga penambahan tugas dan wewenang DPRD yakni memilih Gubernur dan Wakil Gubernur jika sisa masa jabatannya lebih dari delapan belas bulan.

Dalam tatib baru ini pun, Badan Musyawarah (Bamus) juga diminta untuk mengkoordinasikan rencana kerja tahunan seluruh alat kelengkapan DPRD. "Terakhir pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara serta Ranperda APBD memberi ruang kepada komisi untuk membahasnya," terang Alex. (Anis)
 
Top