Lingga, Kepri, Samjonews.com Gubernur Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si, bertekad terus memberikan sumbangsih yang maksimal dalam pembangunan sumber daya manusia di Kepri. Yang terutama adalah generasi yang berkarakter Islami dan cinta alquran.

“Dengan pengembangan al quran ini, kita jadikan pembangun daerah kita yang berbasis islami,” kata Nurdin saat buka puasa bersama sekaligus peresmian Ar-Raudah (Quran Center Lingga) di Masjid Babul Khairat, Kampung Baru, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (04/0618).

Peresmian Ar-Raudah (QCL), Nurdin : Generasi Qurani Harus Tumbuh di Kepri
Gubernur Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si, saat buka puasa bersama sekaligus peresmian Ar-Raudah (Quran Center Lingga) di Masjid Babul Khairat, Kampung Baru, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (04/0618).

Gubernur Resmikan Quran Center Lingga

Nurdin berharap, dengan adanya quran center ini maka tugas masyarakat untuk menggerakan generasi muda mereka. Para orang tua juga harus mendorong anak anak mereka untuk ikut perpartisipasi aktif.

“Ini merupakan tugas kita bersama dalam membangun akhlak terpuji. Semua harus bergerak,” lanjut Nurdin.

Sementara Ketua Masjid Ustadz Arifin mengaku senang dengan kedatangan rombongan safari ramadan Gubernur seraya mengucapkan terimakasih dan bersyukur.

Kemudian Gubernur beserta rombongan menunaikan sholat Isya di Masjid Az-Zulfa. Nurdin berpesan untuk bersama-sama membangun taqwa yang cemerlang. Jangan berpikiran status sosial dimana cuma di duniawi saja.

“Mari menjadi imam dan makmum yang baik dan bangun sholat beramai-ramai, tidak bangun untuk didunia saja tapi di akhirat juga,” kata Nurdin.

Sahur di Tanjung Kelit

Sehabis menunaikan sholat tarawih, Gubernur beserta rombongan singgah ke Tanjung Kelit. Tanjung kelit menjadi salah satu daerah yang sering disinggahi Gubernur Nurdin dalam beberapa kesempatan. Di sini Nurdin tampak bercengkerama dengan masyarakat yang selalu antusias menyambut kehadirannya. Nurdin langsung meninjau pembangunan masjid.

Nurdin juga bercengkerama bersama anak-anak sambil tanya jawab dengan pertanyaan tentang keagamaan.

“Anak-anak kita dipulau ini pandai-pandai, tinggal kita ajar dan didik yang baik,” kata Nurdin.

Nurdin juga berpesan, masyarakat yang berada di tanjung kelit, terlebih yang tinggal di pantai, untuk menjaga lingkungan setempat.

“Jangan buang sampah di laut ya, karna laut sumber kehidupan kita,” kata Nurdin. (Red/Hms)

 
Top