Tanjungbalai Karimun, Kepri, Samjonews.com Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan masjid-masjid sangat berperan penting dalam membangun karakter dan akhlak generasi bangsa. Dengan terus membawa para remaja dengan aktivitas positif di masjid/musholla, ancaman narkoba bisa dihindari.

“Gempuran narkoba sangat gencar, para remaja menjadi salah satu sasaran para mafia. Kita harus bentengi para remaja dengan membawa mereka pada kegiatan positif, rutin beribadah dan banyak aktif dalam kegiatan keagamaan,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Surau Jabal Rahmah di Gang Awang Nur Baran Meral Kabupaten Karimun, Ahad (18/3).

Nurdin Subuh di Letung dan Karimun: Mari Bawa Remaja Kegiatan Positif
Gubernur H Nurdin Basirun, saat Safari Subuh di Surau Jabal Rahmah di Gang Awang Nur Baran Meral Kabupaten Karimun, Ahad (18/3).

Di penghujung pekan ini, Nurdin bersafari subuh di dua lokasi yang terbentang sangat jauh. Pada Sabtu (17/3) subu, Nurdin bersafari di Masjid Al Kautsar Letung Jemaja Kabupaten Anambas. Sementara Ahad pagi Nurdin sudah beraktivitas di Karimun.

Dalam dua kesempatan itu, Nurdin mengajak semua pihak untuk saling mendukung dalam menyukseskan pembangunan. Menurut Nurdin, pemerintah selalu merencanakan yang terbaik sehingga pembangunan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat. Proyek-proyek infrastruktur dilaksanakan muaranya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di Anambas, Nurdin mengatakan, sektor pariwisatanya sangat menjanjikan. Bisa saja dengan doa, para wisatawan manca negara semakin banyak datang ke Anambas. Demikian juga investor akan berdatangan ke Anambas.

Nilai-nilai yang diajarkan agama malah menunjang kepariwisataan. Seperti menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman. Karena itu Nurdin mengajak semuanya untuk jaga kebersihan laut, kebersihan lingkungan dan kebersihan hati.

Bersamaan dengan perkembangan pariwisata di Anambas, Nurdin menyampaikan agar kearifan lokal, budaya dan kebiasaan positif terus disosialisasikan. Diajak juga para wisatawan untuk bersentuhan dan menikmati budaya lokal.

“Jangan pula kita di tanah sendiri ikutkan gaya orang luar,” kata Nurdin.

Pada dua kesempatan safari subuh itu, Nurdin mengajak umat untuk menjadi manusia yang bersyukur dan ihklas. Dengan seperti itu sebaiknya tidak takut akan ujian-ujian keimanan.

“Kita akan tradisikan berjemaah, silaturahmi dan tradisi berpantun,” kata Nurdin. (Red/Zah)
 
Top