Tanjungpinang, Kepri, Samjonews.com Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di berbagai tingkatan di Kepri merupakan cerminan baik yang harus konsisten. Hal ini agar lantunan Al-Qur’an dapat terus menggema di bumi melayu.

“Apalagi kita tahu sejarah panjang dari Karimun terkait MTQ ini, kita ingin tren keagamaan ini dapat terus terjaga,” kata Nurdin saat membuka MTQ Tingkat Kecamatan Tebing di Pantai Pongkar, Desa Pongkar, Tanjungbalai, Kabupaten Karimun, Jum’at (2/3) malam.

Nurdin: Buat Al-Qur’an Terus Menggema di Bumi Melayu
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, saat membuka MTQ Tingkat Kecamatan Tebing di Pantai Pongkar, Desa Pongkar, Tanjungbalai, Kabupaten Karimun, Jum’at (02/0318) malam/Hms.

Kedatangan Gubernur sendiri disambut antusias oleh ribuan masyarakat Kecamatan Tebing. Tepat di depan pintu masuk acara Gubernur sudah ditunggu ratusan anak-anak. Nurdin turun dari mobilnya kemudian langsung menyalami mereka satu-persatu sebelum menunju ke lokasi pembukaan.

Nurdin yakin keberkahan akan terus menyelimuti daerah yang memiliki kekuatan keagamaan yang kokoh. Selain melahirkan bibit-bibit qur’ani, segala pembangunan dan pengembangan daerah terasa akan mudah dikerjakan dan diselesaikan jika pondasi keagamaan di daerah terbentuk dengan baik.

“Benteng agama yang kuat dan kokoh harus dimilliki generasi muda di Kepri, dengan MTQ ini diharapakan kemampuan yang dimiliki dapat dijadikan bekal dalam menjalani kehidupan dimasa depan,” lanjut Nurdin.

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim juga mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan ini sebagai bentuk menanamkan semangat mencintai al-qur’an kepada para generasi muda di Karimun.

Anwar melanjutkan bahwa kedatangan Gubernur Nurdin juga menjadikan angin segar tersendiri karna keberhasilan karimun dibidang MTQ sebelumnya merupakan hasil dari tangan dingin Nurdin yang merupakan mantan Bupati Karimun 2 periode tersebut.

“Menjadi kan pelecut semangat bagi para peserta yang akan mengikuti MTQ di Kecamatan Tebing,” kata Anwar.

Pergelaran MTQ sendiri berlangsung pada 2-5 Maret 2018 yang diikuti oleh 4 Kelurahan dan 1 Desa se Kecamatan Buru dengan total peserta sebanyak 109 orang.

“Adapun tujuan dari pelaksanaan MTQ ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dalam membaca Al-Qur’an dilingkup Kecamatan Tebing,” ujar Khaidir yang merupakan Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya.

Kepala Desa Pongkar Daher selaku tuan rumah penyelenggaraan MTQ ini mengaku terkejut dengan ramainya masyarakat yang hadir. Sebanyak 1.000 lebih kursi yang disediakan nyatanya tidak mampu mencukupi masyarakat yang datang, masih banyak masyarakat yang tetap menonton meski harus berdiri.

“Agar masyarakat dapat menikmati pembukaan ini kami akan segera mengerahkan masyarakat setempat untuk mengambil kursi lainnya yg tersedia,” ujar Daher dengan penuh semangat.

Sementara itu Darwis, salah satu masyarakat yang hadir juga tidak menyangka MTQ kali ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kepri.

“Kami terkejut ketika tahu bahwa ada bapak Gubernur datang hadir, tentu kami senang beliau menyempatkan diri datang ke desa kami ini,” ujar Darwis Senang.

Kemudian Camat Tebing Herisa Anugerah tak lupa menyampaikan rasa terimakasih atas kedatangan Gubernur Kepri berserta jajarannya.

“Kami senang dengan hadirnya bapak Gubernur malam ini ditengah kesibukannya sebagai kepala daerah namun malam ini menyempatkan diri untuk bersilaturahmi bersama masyarakat tebing,” kata Herisa.

Dengan tema wujudkan masyarakat gemar membaca, memahami dan memedomani isi kandungan dari Al-Qu’an tersebut diharapkan Herisa bukan hanya sebagai bentuk seremonial namun juga dapat di buktikan dalam kehidupan sehari-hari. (Red/Hms)
 
Top