Edisi
Jumat 02/02/2018
BATAM.SAMJONEWS.com – Izin Keberadaan Tower milik Mitra Tell yang terletak di Kelurahan Kibing Tembesi Raya di pertanyakan, pasalnya Senin (27/11/2017) pengelola tower Mitra Tell melakukan kunjungan rapat/diskusi bersama warga Tembesi Raya, pada saat warga mempertanyakan perizinan pembangunan tower tersebut, pengelola tower Mitra Tell kebingungan tidak dapat memperlihatkan kelengkapan perizinan nya di hadapan warga. 

Baca juga http://www.samjonews.com/2018/01/arif-staf-dinas-cipta-karya-mitra-tell.html

Arif Staf Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang yang membidangi tower yang sebelumnya bertugas sebagai bendahara penerimaan di kominfo Pemko Batam menjelaskan di ruang kerjanya saat di konfimasi awak media ini beberapa waktu yang lalu terkait keluhan warga dengan sering nya rusak elektonik yang diduga dikarenakan sambaran petir akibat keberadaan tower ditengah pemukiman warga.
,
Seingat saya, Mitra Tell belum pernah ada datang melakukan pengurusan izin mendirikan tower di Kelurahan Kibing Tembesi Raya, baik itu ke Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang maupun ke Komimfo Pemko Batam, apalagi sekarang ini banyak berdiri tower baru tanpa izin, takutnya ini salah satunya, misalnya izin pengelola tower ada di jalan Majapahit, akhirnya izin tersebut berkembang jadi berdiri tiga tower. Ungkap Arif Staf Dinas Cptakarya.

Baca juga http://www.samjonews.com/2017/11/warga-kelurahan-kibing-minta-tower-di.html

Sementara dengan terbitnya pemberitaan media ini sebelumnya bersama group amjoi,  Arif Staf Dinas Ciptakarya mengirimkan pesan singkat melalui pesan jaringan WhatsaApp awak media ini

“Info dari Mitra Tell, mereka sudah mempunyai IMB pak, waktu kami croscek ke Dinas DPM-PTSP  IMB tower Tembesi Raya  sudah ada katanya,  salinan IMB nya sudah mereka serahkan ke Dinas Ciptakarya. Tetapi Arif tidak menginformasikan apakan izin tower Mitra Tell dari komimfo/Dinas Ciptakarya sudah ada atau belum. 

Hingga berita ini di update kembalai, berulangkali awak media ini menemuin Arif ke kantor  Dinas Ciptakarya dengan tujuan konfirmasi ulang, tetapi sangat disayangkan jawaban security pak Arif sedang di lapangan, di duga Arif tidak bersedia di konfirmasi ulang, dan security dan Satpol PP yang jaga sudah di dokrin. (red/amjoi)
Reporter              ; Samjones
Editor                    ; Sdr





 
Top