Edisi
Jumat 09/02/2018 
saat nasabah (sebelah kiri) membayar tunggakan tiga bulan ditolak Firman Adira Finance
BATAM.SAMJONEWS.com Salah seorang nasabah mendatangi kantor PT. Adira Finance Jumat (09/02/2018) yang beralamat di Komplek Ruko Bintang Emas Blok C 3-3 A Sei Panas Kota Batam dengan tujuan niat baik membayar tunggakan cicil kredit mobil milik nya yang lagi macet dikarenakan ekonomi yang lagi merosot.

Saya niat baik mendatangi Kantor Adira menemuin pak Firman yang menjabat sebagai pimpinan Finance di kantor cabang Adira Batam, dengan niat membayar cicilan mobil saya yang lagi menunggak  tiga bulan, tetapi saya merasa kecewa karena pak Firman membebenkan saya biaya penarikan Rp 2.500.000.

Angsuran mobil saya / bulan Rp 2.909.000, X 3 bulan dan saya sudah membawa tunggakan mobil saya yang tiga bulan, akan tetapi Pak Firman menolak pembayaran tunggakan mobil saya dengan alasan saya harus membayar Succes Fee (biaya penarikan) sebesar Rp 2.500.000, katanya penarikan sudah dilimpahkan kepihak external, Firman meminta saya membayar Rp 11.227.000, dengan biaya penarikan sebesar itu jelas saya tidak mampu membayar, karena untuk pembayaran tunggakan tiga bulan ini saya pinjama dari teman dan sebagian dari rentenir. Keluh Dede Sukman nasabah Adira Pinance menjelaskan dengan kecewa

Firman menjelaskan kepada awak media ini saat di konfirmasi di ruang kerja nya di hari yang sama, dengan alasan apa dan aturan dari mana yang diberlakukan Adira Finance sehingga membebankan biaya penarikan terhadap nasabah Dede Sukman sebesar Rp 2.500.000.
“Nasabah pak Dede Sukman itu sudah ditangani oleh pihak ke tiga, jadi kalau tidak ada Fee nya (biaya penarikan) sebesar Rp 2.500.000 saya tidak bisa terima pembayaran tunggakanya, denda bunganya sampai hari ini Rp 900.000,  jadi denda dari awal sampai hari ini karena bayarnya telat terus Rp 5.567.000.  jadi Dede Sukman mau nego, langsung saja nego kepada pihak ketiga, kalau pihak ketiga mau nego 100.000 atau 50.000 saya tinggal imput saja. Jelas Firman

Pada saat awak media ini menayakan bahwa Nasabah mengikat kontrak perjanjian dengan pihak Adira, bukan dengan pihak ke tiga mengapa pak Firman mengarahkan Nasabah menego kepihak ke tiga,
“Semua itu sudah ada aturan dari Adira Finance yang di tanda tangani nasabah, dan itu sudah sesuai dengan aturan perbankan, baca saja surat perjanjianya, kalau Nasabahnya tidak mau bayar yasudah, tapi jangan dipaksa saya untuk menerima tunggakanya, masalah  Peraturan Mentri Keuangan No.130/PMK.010/2012 saya tidak tau itu, saya taunya hanya Undang-Undang  Fidusia”. Ungkap Firman (red)
Reporter           ; Samjonews.com

Editor               ; Sdr
 
Top