Edisi
Selasa 23/01/2018

BATAM.SAMJONEWS.com – Puluhan Konsumen Perumahan Darussalam Residence yang terletak di Sungai Daun Tanjung Piayu Kota Batam merasa kesal dan kecewa dikarenakan pembangunan perumahan tidak kunjung selesai dilakukan pihak developer, dengan ke kecewaan dan ketidak iklasan, sehingga konsumen Darussalam gelar konfrensi pers di Aroma Bakery Senin 22 Januari 2018

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Batam Senin 10 Oktober Tahun 2016 memerintahkan tergugat untuk tetap melanjutkan pembangunan Perumahan Darussalam Residence berdasarkan Akte Perjanjian dan Kesepakatan Bersama dengan Nomor 47 tanggal 21 November Tahun 2013 yang dibuat oleh Mardiah Rasyid,S.H,M.Kn Notaris di Batam Surat Peryataan Kesepakatan Bersama tanggal 19 Agustus Tahun 2014.

Mirisnya, pihak tergugat (developer) mengabaikan hasil putusan Pengadilan Negeri Kota Batam,sehingga Puluhan Konsumen Darusalam merasa kecewa dan kesal terhadap pihak Developer  yang beraninya mengangkangi hasil keputusan persidangan Penggadilan Negeri Kota Batam Senin 10 Oktober Tahun 2016

" Saya ingin pihak developer melaksanakan hasil ke putusan persidangan Pengadilan Negeri Kota Batam secepatnya dan saya juga berharap pihak developer untuk menanggapi keluhan dari kami keseluruhan konsumen nya ini secepatnya. " Kata Safrizal, di Aroma Bakery, Senin, 22 Januari 2018.

Demikian juga dengan konsumen Darussalam yang lain mengungkapkan ke kecewaan nya secara bergantian sehingg  acara Konfrensi pers tersebut pada akhirnya nampak menjadi ajang curhat bagi para konsumen Darussalam.

" Saya berharap kami konsumen Darussalam bisa dipertemukan dengan pihak developer dan dimediasi intansi yang bersangkutan, " Kata Jamal, dan di tambahkan oleh Agus, yang mengatakan kami berharap agar permasalahan kami ini  bisa di memediasi  wakil rakyat atau DPRD Kota Batam
.
Selain mereka bertiga, ada juga konsumen lain mengungkapkan keluhan nya, antara lain Sunu, Ardi dan Jajang, dimana mereka berharap pihak developer bisa memberi kepastian secepatnya karena selama ini tidak ada kejelasan.

" Kami ini tidak ikhlas DP sudah masuk hasil nya tidak ada, kami sudah kehabisan  Energi, baik waktu, tenaga dan pikiran, yang jelas kami tidak ikhlas atas perbuatan oleh pihak Developer. Ungkap Sunu, yang di lanjutkan oleh Ardi, pihak developer harus melanjutkan pembangunan sesuai keputusan pengadilan, atau mengembalikan uang konsumen yang sudah masuk.

Agus Salim bersama dengan dua rekanya Lukman dan Ikhlas, sebelum nya sudah mengadukan
nasibnya kepada salah satu Pewarta  atas perlakuan dari pihak developer, yang menurut mereka pihak developer sudah sangat merugikan konsumen,
" Kami merasa rugi atas perlakuan dari developer, dan kami ini juga sudah menderita atas dari ulah pihak developer yang tidak melakukan pembangunan rumah sesuai dengan keputusan Pengadilan Negeri Batam Senin 10 Oktober Tahun 2016 " Kata Agus.

Lukman menambahkan, di duga kuat pihak developer  ada unsur kesengajaan membiarkan masalah ini jadi berlarut - larut,  sepertinya  tidak ada niat baik pihak developer untuk melanjutkan pembangunan sesuai keputusan pengadilan yang telah melewati masa banding.

Sementara itu, Ikhlas Juliono, mengatakan bahwasanya, di sinyalir, pihak developer tidak mau menanggung ganti rugi akibat dari ulah marketingnya sendiri, oleh karena itu kami sangat mengharapkan perhatian dari DPRD Kota Batam agar segera melakukan mediasi antara konsumen Darusalam dengan pihak Developer.( red )
Reporter            ; Samjonews.com
Editor               ; Sdr
Top of Form




 
Top