Edisi
Minggu 21/01/2018

SERGEI.SAMJONEWS.com – Berpuluh Tahun kondisi mebeuller  SDN 106220 Dusun V Pegatalan Desa Pematang Cermai Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagei (Sergei) sangat memprihatinkan tanpa adanya perhatian pihak sekolah dan pejabat Dinas Pendidikan Sergei untuk memperbaiki mebeuller sekolah yang sudah tidak layak untuk dipakai belajar.

Sesuai informasi yang di dapatkan awak media ini dari narasumber yang dapat di percaya, bahwa berpuluh tahun sebuah sekolah yang tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah tiba-tiba pada hari Kamis (17/01/2018) SDN 106220, mendapatkan bantuan mebeuller.

“Saya tau persis bahwa SDN 106220 Dusun V Pegatalan berpuluh Tahun tidak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah, bahkan bertahun tahun kamarmandi sekolah ini tidak berpungsi, tetapi sejak dari media online menaikkan berita seolah ini, sepertinya pihak sekolah mulai kepanasan, Tanggal 3 Januari tiba tiba Marni salah seorang guru SDN 106220 memanggil Ketua komite sekolah dan memberikan sejumlah uang agar tiang bendera yang sebelumnya sudah mau roboh segera di ganti”.

Sumber juga menambahkan, Tadi Kamis (17/01/2018) saya ada melihat satu unit mobil trek koldisel menurunkan 14 unit meja, 28 kursi belajar, satu papan tulis dan satu lemari buku, tetapi kalau ini bantuan dari pemerintah menggunakan anggaran APBD mengapa meja yang datang hanya 14 meja, padahal ruang kelas ada 6 ruangan dari kelas 1 sampai kelas VI dengan  jumlah murid 77 siswa, bagai mana pihak sekolah membagi 14 meja di 6 ruangan kelas, apa mungkin satu ruangan hanya dua meja, dikarenakan meja dan kursi lama sudah tidak layak di pungsikan. Ujar sumber

Sementara Kabid Dikdas Sergei yang tidak menyebutkan namanya saat di konfirmasi awak media ini melalui Handphone seluler milik pribadinya di nomor 0813 6201 xxxx mengatakan,

“ Pengiriman mebeuller ke SDN 106220 itu dari Dinas Pendidikan Sergei menggunakan APBD, itu sudah lama di programkan dan  ini baru turun APBD Tahun 2018, bukan karena sudah naik di berita onlene baru dikirim pak, memang aturan nya seperti itu, tidak ada aturan kalau penggantian mebeuller sekaligus, misalnya ada turun anggaran untuk mebeuller di Sergei, dan kita mengambil sekian % kesetiap sekolah dan itulah sebab nya SDN 106220 mendapatkan 14 mebeuller. sebelumnya pihak sekolah tidak pernah mengajukan profosal terkait pergantian mebeuller dan kamarmandi yang tidak berpungsi Ujar Kabid

 Awak media ini kembali menayakan, pada saat renovasi gedung  SDN 106220 Tahun 2016 akhir, itu menggunakan anggaran dari mana, dan berapa pagu proyek renovasi tersebut,  karena pada saat renovasi pihak sekolah tanpa memasang papan proyek sekolah tersebut,

“ Renovasi sekolah tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus  (DAK),  anggaran itu langsung masuk ke rekening sekolah, saya lupa berapa pagu proyek tersebut pada saat itu, karena saya tidak di ruangan sekarang, saran saya silahkan bapak menemuin dan konfirmasi Tumpak Panjaitan Kepsek SDN 106220, karena anggaran masuk ke rekening sekolah, ketepatan saya juga lagi ada urusan, ujar Kabit berdalih langsung mematikan Handphone selulernya". (red/amjoi)

Reporter          ; Samjonews.com

Editor              ; Sdr


 
Top