Edisi
Jumat 12/01/2018
SERGEI.SAMJONEWS.com Sesuai hasil musrembang Tahun 2014, Dusun V Pegatalan Desa Pematang Cermai Kabupaten Serdang Bedagei Provinsi Sumatera Utara telah mendapatkan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2015, guna pembangunan jalan antara Dusun V Pegatalan sampai Dusun ll Pematang Pasir.

Mirisnya, bantuan Dana Desa tersebut di mampaatkan Oknum-oknum tertentu, tidak tepat sasaran alias di salah gunakan.

Pemberitaan sebelumnya beberapa tokoh masyarakat Dusun V Pegatalan mengatakan pada awak media ini Selasa (02/01/2018) saat berbincang bincang di warung kopi di wilayah Dusun V Pegatalan, 

“Jalan ini sudah mendapatkan kucuran  Dana Desa tahap pertama  pada Tahun 2015 sebesar Rp 320.000.000 (Tiga ratus dua puluh juta rupiah) tetapi dana desa tersebut di di mamfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk biaya pembelian pasir dan kemudian pihak pekerjanya  hanya menyiramkan  pasir tersebut di jalan yang berlubang dan berlumpur tak ada ubahnya seperti kubangan kerbau. 

Masih tokoh masyarakat, pada tahun 2016 desa ini kembali lagi mendapat kuncuran Dana Desa Rp 650.000.000,( sesuai hasil musrembang Tahun 2015),  tetapi kita melihat pekerjaan yang dilakukan tidak memiliki papan nama proyek dan hasilnya juga hanya disiram pasir ditanah yang berlobang dan berlumpur, buktinya jalan ini tidak ada ubah nya seperti sawah yang baru habis di traktor, ucapnya lagi dengan nada kesal.

” Harapan kami sebagai masyarakat yang tinggal di desa, supaya para lembaga penegak hukum turun  memasuki desa – desa terpencil untuk melakukan investigasi & audit terkait penggunaan Dana Desa sesuai dengan bestek kerja dan kualitas pekerjaan agar diminta pertanggung jawabannya ” tutupnya.

Sementara Rizal Kadus Dusun V Pegatalan mengatakan pada awak media ini saat dikonfirmasi di tempat kediamanya.

“Tahun 2016 saya memang mendengar bahwa Dusun V Pegatalan mendapatkan bantuan ADD sebesar Rp 650.000, tetapi saat itu belum saya Kadus, saya jadi Kadus Dusun V Pegatalan baru enam bulan, dan saya menerima apa adanya dan itu sudah menjadi keputusan.

Anggaran yang turun Tahun 2016 itu berupa sertu 15 damtruk dikali Rp 1-500.000/damtruk, itu yang saya tau dan selanjutnya saya tidak tau, karena tidak ada yang kawal anggaran saat itu, karan warga di desa ini taunya hanya menyalahkan, tidak ada yang bisa memberikan masukan, kerjaku di Tahun 2018 sudah saya ajukan profosal langsung ke Bupati Sergei untuk pengerasan jalan 2.000 Meter dari Dusun V Pegatalan sampai Puskesmas Pematang Pasir, dan 30 titik lampu jalan, mudah mudahan Tahun 2018 ini kedepan Dusun V Pegatalan bisa tambah membaik dari yang sekarang. Ungkap Rizal

Hingga berita ini diterbitkan dan untuk mencapai perimbangan pemberitaan, awak media ini mencoba menemui Kepala Desa Pematang Cermai yaitu Bapak Arifin, namun tidak berhasil, bukan hanya disitu saja tim media beberapa kali mencoba menghubungi posel seluler genggamnya dengan Nomor : 0853 6214 xxxx pada hari Selasa (02/01/2018) namun tidak diangkatnya. Ke esokan harinya awak media ini juga menghubungi ponsel seluler Aripin, juga tidak diangkat.(amjoi group)

Reporter          ; Samjonews.com
Editor              ; Sdr

 
Top