Edisi
10/12/2017

Disnaker Batam dan pengawasan ketenaga kerjaan di wilayah Batam
 di hadiahi puluhan buruh se ekor Entok.
BATAM,SAMJONEWS.com    Komisi lV DPRD Kota Batam memberikan respon untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penyelesaian perselisihan sengketa tenaga kerja antara pihak karyawan dengan PT.Pan Baruna dan PT.Startmara Pratama salah satu distributor Indomi yang ada di Kota Batam yang berkantor pusat di Tanjungpinang KM 7.

Ramadhan Anggota Komisi lV DPRD Batam mengatakan kepada tim media ini melalui pesan jaringan WhatsApp nya, saya baru dengar itu, kalau bisa dari perwakilan buruh agar segera membuat laporan  ke Komisi lV DPRD Batam.

Meski para karyawan sudah melakukan aksi unjuk rasa berulang kali di depan lokasi perusahaan maupun  ke kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, akan tetapi nasib puluhan karyawan hingga saat ini belum ada titik terang, dikarenakan pihak perusahaan hingga saat ini belum ada respon untuk pembayaran uang pesangon dan jam lembur karyawan yang di PHK sepihak.

Ironis nya lagi, karyawan juga dipaksa untuk menjual barang produk yang hampir kadaluarsa, dan bila tidak habis, maka karyawan dipaksa untuk membeli dengan pembayaran melalui pemotongan gaji. Ucap karyawan tersebut.

“Jika hal itu benar, ini adalah permasalahan serius yang harus diselesaikan, dan nanti kita akan panggil RDP di kantor Komisi lV DPRD Kota Batam”. Tegas Ramaghan (Red/amjoi)
 Reporter         ; Samjonews.com
Editor              ; Sdr
 
Top