Edisi 
04/12/2017
BATAM.SAMJONEWS.com – Saat warga Tembesi Raya melakukan pertemuan dengan Pengelola tower PT Mitra Tell di pasum RT 02 Senin (27/11/2017), salah satu dari perwakilan warga Perumahan Tembesi Raya saat rapat mencoba bertanya terkait izin yang dimiliki oleh pihak perusahaan untuk mendirikan tower , tetapi pihak dari PT.Mitratel hanya menunjukan surat pengantar rekomendasi pengurusan izin.

Jelas saja warga protes surat rekomendasi pengurusan izin yang di tunjukan Ruli Fadli Supervisor PT Mitra Tell,
Ini bukan izin, melainkan surat rekomendasi pengurusan dokumen,  kalau PT.Mitratel memiliki izin mana buktinya agar warga bisa melihat nya “ ucap salah seorang warga dengan kesal.
Masih kata warga, bagaimana mungkin pihak perusahaan bisa memilki izin mendirikan tower, sementara perumahan Tembesi Raya saja IMB nya belum terbit, ucap warga disela – sela rapat. 

Pemberitaan sebelum nya, Arif Staf Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang yang membidangi tower yang sebelum nya bertugas sebagai bedahara penerimaan di komimfo Pemko Batam menjelaskan di ruang kerjanya saat di konfirmasi awak media ini Senin (23/10/2017)

Kelurahan Kibing tidak ada menyampaikan keluhan warga terhadap Dinas Cipta Karya, seingat saya, Mitra Tell belum pernah ada datang melakukan pengurusan izin mendirikan tower di Kelurahan Kibing Tembesi Raya, baik itu ke Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang maupun ke Komimfo Pemko Batam. biasanya kalau sudah ada aduan dari warga kami harus cek dulu, apalagi sekarang ini banyak berdiri tower baru tanpa izin, takut nya ini salah satu nya. Ungkap Arif

Sementara Harmidi Umar Husein selaku wakil ketua Komisi I DPRD Batam mengatakan, jika perusahaan mendirikan tower tanpa mengantongi izin lengkap dari instansi terkait itu tidak diperboleh kan, jika itu memang benar tower tersebut harus di bongkar.
“Dimana lokasinya, kalau ada masyarakat yang dirugikan. Kita siap turun ke lokasi dan menampung aspirasi masyarakat. Tapi silahkan dulu di masukkan surat pengaduannya ke kantor Komisi I DPRD Batam,” Ujar Harmidi, Kamis (30/11/2017) 

Ia pun menegaskan, sebaiknya seluruh bangunan tower yang belum mengantongi izin di kota Batam harus di bongkar, Karena tower tersebut mengeluarkan radiasi yang berdampak negatif pada kesehatan masyarakat sekitar.
“Bila perlu bangunan tower yang belum mengantongi izin dibongkar aja semua,” tegasnya.

Arif Staf Dinas Cipta Karya kembali mengirimkan pesan ke awak media ini melalui jaringan WhatsApp Sabtu (02/12/2017),
Tower tanpa izin akan tetap dipantau...cuma jika tower sudah memiliki izin, maka keberadaan tower tidak lagi dipermasalahkan, mengingat semua prosedur sudah dipatuhi ...

Hal ini mempertimbangkan upaya menjaga investasi agar tetap kondusif, maka di perlukan iklim lingkungan yg menyejukkan...

 Saya sampaikan kepada Abang, kalau Badan Kominfo dulu pasti mengetahui soal pengajuan rekomendasi Mitra Tell Kalau pun bukan saya, teman2 saya yg lain dalam team Bidang Postel, Badan Kominfo dulu pasti mengetahui hal itu,  karena  saya waktu itu selaku Bendahara Penerima, bukan team rekomendasi...to sekali-sekali saya juga diajak survei ...

 Roof top itu struktur tower yg lama...izin nya pun pasti sudah lama diurus....
 Terkait izin, memang saya sampaikan bahwa ada beberapa tower
 yg bertambah, saya takut tower Tembesi ini belum ada izin, maka saya menyatakan akan survei dan meninjau kelengkapan berkas tower Tembesi Raya tersebut. ....

 Saya akan krocek langsung dengan Mitra tell terkait izin dalam waktu dekat...sebagai  upaya klarifikasi...

 Saya menyatakan, Lurah Kibing yg belum koordinasi...bukan Mitra tell...
kita akan ketahui segera apa Mitra tell sudah mengurusi izin atau belum, dengan cara konfirmasi langsung....

Untuk itu, saya akan berkoordinasi  langsung dengan Mitra tell... Biar kita mendapat kejelasan terkait izin mereka , nanti IMB mereka saya WA kan salinan nya kepada Abang...

 Klu IMB sudah keluar , persetujuan titik dari Badan Kominfo jelas sudah ada....
 Karena IMB keluar k
alau persyaratan dipenuhi . ungkap Arif melalui pesan WhatsApp.
Reporter              ; Samjonews.com
Editor                  ; Sdr
 
Top