Edisi
07/11/2017
BATAM,SAMJONEWS.com – Kedatangan pihak  perusahaan PT. ALFINKY MULTI BERKAT (AMB) mendatangi tempat pemukiman warga dengan tujuan membagikan surat  pemberitahuan pengosongan /penggusuran rumah warga  Baloi Kolam RT 03 / RW 16 menjadi memanas, hal ini terjadi  pada hari Sabtu (04/11/2017) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Salah sorang warga mengatakan, bukan kami tidak mau digusur, akan tetapi kami tidak mau menerima berbentuk uang tunai, melainkan lahan pemukiman, kata salah seorang warga Baloi Kolam.
Tidak berapa lama kemudian warga pun terpancing, saat pihak perusahaan mulai membagi – bagikan formulir kepada warga, sehingga kericuhan pun tidak dapat di hindari antara pihak PT. AMB & warga, hingga para awak media ini pun sempat jadi sasaran amarah warga Baloi Kolam saat menjalankan tugas jurnalistik nya di tempat kejadian.

Akibat amarah warga Boloi Kolam RT 03/ RW 16 mobil pihak perusahaan BP 1751 EF terlihat rusak alias kaca nya pecah – pecah seperti terlihat pada gambar diatas, untung saja pihak dari kepolisian cepat tanggap untuk merelai/menegahi kedua belah pihak, sehingga tidak sempat menimbulkan korban jiwa.


Komisi l DPRD Kota Batam akhirnya melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan seluruh intansi yakni Polresta Barelang, ATB, Bright pln, Kecamatan Batam Kota,Kasatpol PP, Kelurahan Sei Panas, BP Batam, pihak PT AMB di ruang Komisi I DPRD Batam Senin (06/11/2017)

Sementara itu Kabid Trintab Satpol PP Tohari dalam RDP malah menyinggung masalah keributan yang terjadi di Baloi Kolam kemarin. Ia mengaku beruntung berada disana dan langsung berkomunikasi dengan Kapolres saat kericuan terjadi, sihangga situasi bisa teratasi.(red)

 
Top