Edisi
10/November 2017

BATAM.SAMJONEWS.com - Pengusaha gelanggang permainan (gelper) di Batam berlomba lomba mencari lokasi untuk di jadikan arena perjudian berkedok gelanggang permainan, dimana ekonomi masyarakat tambah anjolok, tetapi tetap saja masih banyak pengunjungnya yang datang setiap hari yang berharap menguji keberuntungan, dan pengunjung tetap saja menikmati permainan tanpa takut adanya tiba tiba razia yang akan dilakukan pihak aparat.   

Untuk mencari lokasi gelper di Batam tidak sulit, lokasinya beragam. Ada yang menempati bangunan rumah toko (ruko), ada juga yang buka di pusat perbelanjaan atau mal. Diantara puluhan gelper,  ada daerah Punggur, ada di daerah Botania Plaza, Sei panas, ada di daerah Jodoh – Nagoya dan Top 100 Tembesi lantai l Lucky Zone yang menjadi salah satu lokasi gelper yang paling rame di kunjungi warga.

Saat masuk ke gelper ini, pengunjung akan disambut dengan mesin permainan tembak ikan  yang berada tepat di dekat pintu masuk. Selain tembak ikan, sejumlah mesin ketangkasan lainnya juga terlihat aktif, dari pantauan, terdapat ratusan unit mesin permainan.

Pengunjungnya rata-rata adalah pria dan wanita dewasa. Mereka terlihat serius memainkan beberapa mesin ketangkasan di sana, modus operandi perjudian di Lucky Zone yaitu dengan mengaktifkan mesin permainan menggunakan koin dari bahan logam. Koin tersebut akan diisi poin sesuai dengan pembelian pemain.

"Yang ingin main harus isi saldo kepada wasit, dalam koin tersebut akan tersimpan berapa saldo yang diisi.

Apabila pemain ingin berhenti atau yang diistilahkan dengan cancel, maka wasit akan menghentikan permainan dan memanggil pengawas untuk cancel sesuai berapa jumlah credit yang di cencel dan pengawas menyerahkan hadiah  barang elektronik seperti handphone.dan handphone-nya sudah tertulis harganya.
  
.  
Setelah itu ada kurir yang di siapkan pengusaha untuk menukar handphone dengan uang oleh penukar di luar area gelper yang jaraknya tak begitu jauh.
"Jadi handphone yang di tukar oleh kurir kembali lagi ke kasir. Begitu seterusnya," paparnya.salah satu warga.

Modus menukar barang elektronik dengan uang itu cukup ampuh karena transaksinya dilakukan terpisah dari arena gelper. Perputaran uang di tempat itu ditaksir hingga ratusan juta rupiah per harinya.

Judi gelper di tempat Lucky Zone ini diketahui dikoordinir oleh bos  berinisial ABN. Selain gelper Lucky Zone ini satu managemen dengan gelper yang ada di Botani Plaza

ABN hampir satu tahun menjalankan judi gelper di dua lokasi tersebut. ABN tidak tersentuh hukum karena diduga secara rutin berkoordinasi dengan pihak aparat.

Ihwal perizinan, sumber dari warga Batam menyebut memang ada namun itu merupakan izin untuk permainan anak anak dan keluarga. Peraktiknya di lapangan tidak sesuai izin.

Sebelum berita ini di update, Gustian Riau Kepala dinas DPM – PTSP Kota Batam beberapa kali di temuin di ruang kerjanya dengan tujuan mau Konfirmasi, akan tetapi, Staf Gustian Riau mengatakan Kadis lagi diluar, dan awak media ini mencoba mengirimkan konfirmasi melalui SMS tedak pernah dapat balasan. (Ngl/Grup AMJOI)



 
Top