Sabtu 28/10/2017
BATAM,SAMJONEWS.com Pihak perusahaan PT,Atech Elecctronics Indonesia dan pekerja atas nama Risna Sinaga kembali melakukan pertemuan di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Batam Jumat (27/10/2017), dan juga di hadiri pihak BPJS TK untuk menyelesaikan pemotongan iuran  BPJS TK kepada pekerja, akan tetapi pihak perusahaan tidak menyetorkan ke BPJS, hal itu sudah terjadi dilakukan perusahaan sejak bulan maret Tahun 2016 

Surya Kepala cabang BPJSTK Nagoya membenarkan saat di konfirmasi tim media ini,

“Ia bang, tadi pagi di kantor Disnaker, saya belum dapat update hasil dan kesepakatan nya seperti apa,semoga bagus hasil nya".

Saya belum dapat hasil nya secara utuh, hari senin katanya mau dilaporkan ke saya, mungkin bisa ke ibu Risna Sinaga. unkapnya

Surya menambahkan, yang pasti BPJS TK dan Disnaker minta komit untuk membayar piutang iuran nya sesuai janji dengan KPKLN Batam.

” Kalau menurut saya, kalau ibu Risma merasa tidak puas …laporkan saja ke polisi kasus penggelapannya…karena perusahaan potong iuaran tetapi tidak di setorkan, pernah ada Yurispudensinya…untuk kasus serupa ” jelas pak Surya lagi.

Ketika awak media ini mempertanyakan, ada berapa jumlah iuaran BPJS TK karyawan yang sampai saat ini belum di setorkan PT. Atech ?

Surya kepala cabang BPJS TK Nagoya menjawab, wah kalau detailnya saya kurang tahu…datanya ada di kantor, saya juga belum tahu secara pasti berapa besar iuran BPJS TK seluruh karyawan yang sampai saat ini mengalami penunggakan.

” Wah ke kantor saja bang hari Senin, kalau mau tau angka pastinya…saya ngak bisa main tafsir – tafsiran ” tutup nya.(red/amjoi)

 
Top