Minggu 15/10/2017
BATAM,SAMJONEWS.com – Keresahan warga sekitar Perumahan Tembesi Raya Kelurahan Kibing Batu Aji hingga saat ini belum ada respon dari pihak pengelola tower, maupun pemerintahan Pemko Batam, pasalnya setiap musim hujan di sertai kilat petir banyak alat – alat elektonik milik warga jadi rusak

Salah seorang warga perumahan Tembesi Raya berinisial HS menjelaskan bahwa pada tanggal 27 Agustus saat itu hujan turun disertai petir puluhan alat elektronik terbakar alias rusak dan kami menduga ini akibat bangunan salah satu tower yang berada diatas bangunan. Dan kami sudah berulang kali mendatangi kelurahan dan menyampaikan keluhan kami terhadap Lurah, tapi hingga saat ini belum juga ada tanggapan dari pengelola Tower maupun Pemko Batam.

” Barang – barang elektronik milik warga perumahan Tembesi Raya bukan sekali ini aja rusak, sudah berulang – ulang, namun pihak pemilik tower sejak didirikan disekitar perumahan ini tidak pernah memberikan konpensasi maupun biaya – biaya perbaikan/servis.Kami sebagai warga meminta tegas kepada pemerintah agar melakukan kajian ulang & penelitian serta memikirkan dampak radiasi terhadap kesehatan manusia khususnya warga di perumahan ini,ucapnya.

Ramadon Lurah Kibing menjelaskan kepada awak media ini saat di konfirmasi Jumat (13/10/2017), 
bahwa pihak kelurahan sudah menyampaikan keluhan masyarakat terhadap pengelola Tower,

“Saya sudah sampaikan keluhan masyarakat terhadap pengelola tower, dia (pengelola tower) mengatakan akan di sampaikan dulu ke Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG).

Pengelola tower itu Mira Cell, katanya BMKG mau langsung turun dulu agar Brandi nya dicek, kejadian barang elektronik itu rusak  tanggal berapa dan bulan berapa, apakah barang elektonik warga itu rusak disebabkan tower ini, nanti akan di cek Brandi yang dibawah itu, dan saya tidak tau apa istilah  itu karena bukan bidang saya, yang jelas saya sebagai lurah sudah sampaikan keluhan warga saya ke pihan manajemen. Ungkap lurah (tim/red)

Reporter          ; samjonews
Editor              ; sdr

 
Top