Kamis 19/10/2017
BATAM,SAMJONEWS.comPelanggaran Undang-Udang Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003 terus saja terjadi di Kota Batam, di duga adanya pembiaran dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam (Disnaker), pasal nya masih banyak terjadi perusahaan  yang mempekerjakan karyawan tanpa adanya laporan pihak perusahaan ke Disnaker Kota Batam.

Seperti yang terjadi pada hari ini Kamis (19/10/2017) karyawan PT.Startmara Pratama dan Pan Baruna, distributor makanan dan miuman melakukan aksi demo damai di depan perusahaan, saat pendemo berorasi saat perpanjangan kontrak kerja, pihak perusahaan meminta Rp 500.000 dari karyawan, demo ini dibawah pimpinan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Batam dan dikawal Polsek Batam Kota.

Dan adapun beberapa tuntutan dari pekerja adalah membayar pesangon karyawan yang di PHK  dan mempermanenkan pekerja, dan membayar upah lembur pekerja. Dan  Setiap waktu gajian, pihak perusahaan tidak pernah memberikan slip gaji, 

Rio Fernando Napitupulu SH sebagai sekeretaris DPC SBSI Kota Batam mengatakan kepada awak media ini saat di konfirmasi se usai berosasi,
“Aksi demo ini kami lakukan sebagai bentuk tidak adanya transparan management perusahaan, kami melakukan aksi demo selama dua hari berturut, sampai perusahaan mengabulkan hak kami, ungkap Rio dengan tegas

Pihak perusahaan PT.Startmara Pratama dan Pan Baruna, melakukan sistem kontrak terhadap karyawan yang sudah bekerja belasan tahun, dengan sistim,diakhir kontrak karyawan PT.Startmara Pratama mutasi karyawan ke PT Pan Baruna demikian selanjut nya, sistim perusahaan tersebut di duga menghindari karyawan pengangkatan parmanen,dan saat karyawan diketahui masuk serikat yang sudah bekerja bertahun-tahun disuruh mengundurkan diri tanpa membayar uang pesangon, ungkap jonner sirait

Faizal dari pihak perwakilan perusahaan mengatakan, terimakasih atas penyampaian aspirasinya, saya sendiri yang mewakili perusahaan, saya berdomisi di tanjung pinang masalah ini telah kita dengar dan telah kita rembuk dimeja rapat, tapi perlu waktu untuk memberikan informasi dari perwakilan rekan – rekan sekalian, karena saya juga tidak bisa memutuskan dan harus kordinasi dulu dengan pihak komisaris.
“ Tuntutan – tuntutan yang disampaikan itu dan ini berkaitan dengan perusahaan, kalau saya terus terang tidak bisa memutuskan pada hari ini mungkin besok akan kita lanjuti dan beritahu sekitar pukul 10.00 WIB “  ucap Faizal.
Dan Faisal dengan tegas mengaku bahwa karyawanya tidak di aftarkan di dinas tenaga kerja.


Kepala Disnaker kota Batam pak Rudi mengatakan bahwa kami sudah bicara diatas bersama pak Firdaus dari kepolisian, Disnaker bersama pihak perusahaan membicarakan hal ini, jelas saya lihat ada beberapa masalah tidak akan selesai kalau begini saja, biar pihak management membicarakan ini dengan pihak komisaris dan tidak mungkin selesai hari ini.
“ Jadi untuk besok mari kita lanjuti, mudah – mudahan ada etikad baik dari pihak perusahaan untuk menyelesaikan semua ini “ ucapnya didepan para buruh.(ngl)


Reporter              ; samjonews
Editor                    ; sdr

 
Top