Minggu 08/10/2017
Nurdin Basirun lagi ramah tamah
BATAM.SAMJONEWS – Dr.H.Nurdin Basirun.S.SOS.M.SI Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) menghadiri pesta ulang tahun ke 15 dan pesta pembagunan gedung remaja (Naposo) dan gedung serba guna Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ressort  Tiban Lama Distrik XX Kepulauan Riau  – Kota  Batam Minggu (08/10/2017.disambut dengan baik Para Panitia pelaksana, Pdt.TW Pakpahan, sintua serta jemaat gereja HKBP Ressort Tiban Lama. 

Saat itu, Gubernur di dampingi Tagor Napitupulu Kapala Dinas Disnaker Propinsi Kepri, Nur Jeni Sekretaris Pastai Nasdem, Toni Siahaan Sekretaris Partai Parindo dan beberapa rombongan lainya

Dalam acara pesta ulang tahun dan pembangunan tersebut, Pdt.TW Pakpahan memberikan kata sambutan terhadap Rombongan  Gubernur yang turut menghadiri acara;
“Trimakasih atas kehadiran Gubernur Kepri beserta rombongan, bisa hadir dalam acara ulang Tahun dan pembangunan gedung remaja (Naposo) Gereja HKBP Ressort Tiban Lama yang kami lakukan, inilah kami masyarakat kalangan kecil yang pada umum nya jemat yang tinggal di ruli (rumah liar) yang sudah hendak hampir kampung tuah.

Tetapi ada kebanggaan, kami warga kecil tetapi datang pepimpin kami yang besar , ini mungkin bukan hanya sekedar siang, atau bukan hanya sekedar blusukan, atau bukan hanya sekedar pencitraan, tetapi kami melihat kedatangan Bapak Gubernur ketulusan berkunjung untuk masyarakat bapak di tempat ini, dan inilah yang menjadi kebanggan kami jemaat gereja HKBP Tiban Lama.

Kami jemaat Gereja HKBP Ressort Tiban Lama mengadakan pesta ini yang pertama adalah; ulang Tahun gereja ini berdiri dan menjadi Ressort, Tahun 2014 gereja ini sudah dinaikkan menjadi Ressort, tetapi sebagai mana bapak Gubernur melihat sebelah kiri depan gereja ini masih terjal, dan kami merencanakan membangun gedung serba guna, ini sebagai wacana, Tiban Lama ini perumahan-perumahan sangat kecil dan padat, sehingga tidak memungkinkan untuk mengadakan hajatan di rumah masing – masing baik itu acara duka cita  maupun acara suka cita, oleh karena itu, kami berpikir ada baik nya kami membangun gedung serba guna  yang bisa untuk tidak mengganggu masyarakat sekitar ketika melakukan hajatan suka cita pernikahan, hajatan duka cita meninggal
 
Pndt TW Pakpahan menambahkan, yang akan diselesaikan dalam Tahun ini adalah dalam pembinaan anak kita Remaja, sebagai mana kita ketahui bahwa Batam adalah terlalu gampang tergoda  baik itu perjudian, Narkoba maupun sex bebas, kami merasa bertanggung jawab untuk ikut serta membina remaja sebagai generasi kita, oleh karena itu kami sudah memulai pembangunan gedung remaja di lantai ll gereja ini sudah hampir 75 %  yang peruntukan nya adalah membina anak anak remaja dengan pembinaa rohani.

Dengan pembangunan yang masih membutuhkan dana yang besar, seperti yang bapak lihat, inilah kami jemaat gereja HKBP Ressort Tiban Lama, satu orang pun jemat tidak ada pegawai negri, tetapi dengan kehadiran Bapak Gubernur bagaikan angin segar buat kami, pengharapan kami yang sangat tinggi bahwa kami yakin bapak pemimpin kami mau mendengar dan memberikan solusi atas keluhan atau pergumulan masyarakat nya. Ungkap Pndt TW Pakpahan.

Nurdin bernyayi galang dana, rombongan berperan aktip
Nurdin bersama rombongan nya berperan serta menyumbangkan satu lagu meyemangati menggalang dana dari jemat Gereja HKBP Ressort Tiban Lama, rombongan tanpa terkecuali berperan menemuin jemaat di tempat duduknya masing masing. Selesai acara penggalangan dana yang dipimpin Nurdin Basirun melanjutkan penyampaian sepata dua kata;

“Bapak pendeta yang saya hormati, bangsa Negara indonesia tidak kenal komunitas kecil dan komunitas besar, kita semua adalah indonesia dan kita adalah Pancasila, jadi kita adalah sama. Justru dengan kekuatan inilah kita bisa membangun Kepri dan membangun negara ini, oleh karena itu pak Pendeta dan seluruh jemaat yang kami cintai, kita berdoa sama-sama agar program yang akan kita laksanakan dapat terlaksana dan terealisasi, dengan doa dan kebersamaan dan keseragaman itu sangat indah.

 Jadi bapak Pendeta dan jemaat, jangan bilang ini rumah liar, orang kecil, kalau menurut saya tak ada kenal rumah liar, ini rumah masyarakat tempat layak mereka tinggal, justru inilah PR Pemerintah dari kami, kami tidak memponis mereka rumah liar, itu adalah rakyat dan masyarakat kita yang harus kita sayangi dan kita bina, pendekatan agama inilah yang akan menyelesaikan itu semuanya.

 Jadi keluhan yang bapak dan ibu sampaikan tadi pada kami, nanti akan saya serahkan kepada Bapak Tagor Napitupulu, seperti kata pepatah, ikan sepat ikan gabus, makin cepat makin bagus tutup Nurdin dangan ramah terhadap jemaat disambut tepuk tangan jemaat dengan meriah (Red)
Reporter          ; Samjo news
 Editor             ; sdr

 
Top