Rabu 04/10/2017
BATAM.SAMJONEWS.com – Dengan penuh semangat memperjuangkan hak nya, Tujuh orang karyawan PT.Adira Finace Senin (02/10/2017) mendatangi Komisi lV DPRD Kota Batam karena dipecat secara sepihak.

Salah seorang karyawan yang mengaku bernama Arif mengatakan karyawan yang di pecat status karyawan parmanen, kata Arif seusai bertemu Anggota  Komisi lV  di gedung DPRD Kota Batam   

Arif menambahkan, ia bersama 20 rekanya di pecat sepihak oleh PT.Adira Finance yang sudah bekerja 5 hingga 6 Tahun tanpa adanya peringatan terlebih dahulu  dari pihak perusahaan.
"Kita di PHK tanpa adanya peringatan," ujarnya. "kami tidak menerima atas pemberhentian sepihak tersebut," tambahnya. Hal senada diungkapkan korban PHK yang lain yang bernama, Novi. Ia membenarkan ada sebanyak 20 orang yang di PKH secara sepihak oleh PT. Adira Batam.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Batam  meminta karyawan yang di PHK agar membuat surat secara tertulis yang diajukan ke DPRD.
"kami minta karyawan yang di PHK bikin surat audensi, nanti dibantu untuk dijadwalkan," kata anggota DPRD.Komisi lV.

Ketujuh Rombongan karyawan PT. Adira yang mengadukan nasibnya tersebut diterima Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Riki Indrakari didampingi Udin Sihaloho, Aman, Suardi Tahirek, dan Joko Mulyono. Alberd

 
Top