Selasa 15/08/2017
BATAM, SAMJONEWS.com – Investor asal Singapura, PT Fagioly Indonesia Corp menanamkan investasi sebesar 50 miliar rupiah di Batam, Provinsi Kepri, Selasa (15/8/2017). Perusahaan tersebut memanfaatkan kemudahan fasilitas i23J BP Batam dan akan membangun pabrik dengan bidang usaha penyewaan dan perlengkapan  alat kontruksi di Kawasan industri Kabil.

Melalui program i23J BP.Batam ,perusahaan tersebut memperoleh  kemudahan untuk 8 produk berbeda yaitu Izin Investasi  dan Izin Prinsip, API (Angka Pengenal Importir), NPWP, TDP, RPTKA, dan IMTA dan NIK (Nomor Induk Kepabean) dalam satu pelayanan terpadu milik  BP.Batam hanya dengan tenpo 3 jam.

Kembali investor Singapura memamfaatkan fasilitas i23J BP Batam ,setelah sebelumnya LNG Easy, Esun Internasional dan Infocus Consumer.PT.Fagioly Indonesia Corp bergerak dibidang industri jasa alat kontruksi dengan jumlah investasi mencapai 50 milyar rupiah dan perkiraan kapasitas produksi mencapai 15 milyar rupiah per tahun dan menyerap tenaga kerja 30 orang ,Ini tentu sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam .”imbuh deputi Bidang Pelayanan Umum Gusmardi Gustami saat menyerahkan dokumen perizinan kepada delegasi perusahaan.

Menurut Gusmardi, melalui kemudahan – kemudahan pelayanan dan perizinan yang di berikan akan menjadikan  magnet bagi para investor untuk berinvestasi, pihaknya optimis bahwa Batam masih punya prospek bagus tujuan investasi  di bandingkan negara negara lain khusunya dikawasan sejenis.
Batam punya modal cukup kuat untuk di perhitungkan, Bandara dan landasan pacu terpanjang, pelabuhan dan fasilitas i23J tersebut bagi pengusaha sangat kompetitif” ungkapnya. 

Untuk itu ia mengajak kepada seluruh elemen baik pemerintah dan masyarakat untuk selalu bersama – sama mendukung peningkatan investasidi Batam dengan menjaga iklim investasi yang kondusif sehingga para investor merasa nyaman dan mengembangkan usahanya lebih besar lagi.

 
Top