Selasa 06/06/2017
BATAM,SAMJONEWS.com – Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia ( PJTKI ) Melirik Kota Batam menjadi jalur pemberangkatan TKI khususnya kenegara tetangga Singapure dan Malaysia.

Sesuai pantauan dan investigasi awak media ini dilapangan, Pemberangkatan calon TKI dari pelabuhan Internasional Batam Centre pengawasanya tidak begitu ketat, dikarenakan Pos Pelayanan dan Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia ( P4TKI ) diduga tidak berpungsi lagi yang  berkantor di samping lapangan parkiran pelabuhan Internasional Batam Centre, .

Modus dan operandi keberangkatan para calon TKI tersebut bukan lah yang patut di rahasiakan lagi, salah satu contoh berdasar kan penelusuran awak media ini di pelabuhan Internasional Batam Centre, terlihat para calon TKI dikumpul kan, setelah hendak di berangkat kan baru lah sang majikan membagikan paspor, seolah – olah keberangkatan mereka untuk tujuan wisata.

Sementara berdasarkan pantauan dan invetigasi tim media ini di lapangan, para bos TKI kerap melakukan penampungan calon tenaga kerja Indonesia sebelum di berangkat kan keluar negeri antara lain:,
Komplek Palam Regency Batam Centre, ada 3 (tiga ) lokasi tempat penampungan TKI, yaitu milik berinisial SL, dan ITS serta milik berinisial BHR, demikian juga daerah Tiban Kampung ada Tiga Lokasi milik berinisial YS, MD, dan KMS, penampungan TKI  tanpa adanya plang nama perusahaan penyalur jasa tenaga kerja Indonesia ( PJTKI). di peroleh informasi bahwa pemberangkatan calon tenaga kerja indonesia keluar negeri sering menggunakan modus visa Trevel

Dua orang pegawai Disnaker  yang tidak bersedia namanya  dipublikasikan menjelaskan saat dikonfirmasi diruang kerjanya Senin (05/06/2017)
“kalau calon TKI nya untuk Pembantu Rumah tangga itu harus pelatihan dulu baru diberangkatkan, tetapi diluar dari (PR) tanpa pelatihanpun tidak apa- apa, tetapi keseluruhan calon TKI yang mau diberangkatkan harus di cek medikal dulu, tidak mungkin yang tidak sehat diterima kerja diluar negri, dan kalau ada penampungan TKI itu penyalurnya  harus mengantongi izin penampungan dan domisili usaha.

Pegawai menambahkan, kantor pusat PJTKI yang ada di Batam PT San San Yosindo, 9 lagi berkantor cabang di Batam “ 1) PT.Aat Pratama. 2) PT. Lintas Cakrawala Buana. 3) PT. Mangga Dua Mahkota. 4) PT. Daliah Sinar Tria Sejati. 5) PT.Sopiah Sukses Sejati. 6) PT. Darma Karya Raharja. 7) PT. Mardah Anugrah Internasional. 8) PT. Tenaga Sejahtera Wirasta. 9) PT. Rimba Cipta Indah., dulunya memang ada ratusan perusahaan penyalur TKI, tetapi sekarang tinggal 10 perusahaan yang aktif tiga lagi masih dalam pengurusan, kalau ada yang abang tanyakan besok saja langsung dengan Kabid saya. Jelas dua pegawai

Dari informasi sementara yang telah di himpun awak media bahwa keberangkatan para calon TKI bukan saja melalui pelabuhan Internasional Batam Centre, di catut nama pelabuhan Harbour Bay Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, dan pelubuhan tikus di Teluk Mata Ikan Nongsa, lalu intansi manakah yang patut bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan maupun pencegahan keberangkatan para calon TKI tersebut ? (tim)
Reporter       : samjonews
Editot            : Sdr 





 
Top