14/04/2077
BATAM.SAMJONEWS.com – Maraknya peredaran VCD dan DVD bajakan di Kotan Batam Kepulauan Riau kian menjamur, VCD dab DVD bajakan itu tanpak dijual bebas di kaki lima hingga ke pusaat perbelanjaan.

Pantauan awak media ini,pengusaha VCD dan DVD yang bertempat disekitar Nagoya melanggar Undang Undang  hak cipta Nomor 19  Tahun 2002 .

Diduga cakram-cakram bajakan itu diproduksi di sebuah tempat di Batam, dan cakram VCD dan DVD  bajakan itu dijual dengan harga beragam.

Namun menurut  berinisial A pemilik usaha VCD dan DVD bajakan itu saat ditemuin awak media ini Jumat (14/04), kaset bajakan itu didatangkan dari Jakarta, Pengiriman melalui Bandara Hang Nadim Batam, dan sudah kordinasi dengan baik pada pihak penegak hukum maupun pihak BC
“Kasetnya dari jakarta bang, datangnya melalui Hang Nadim, kalau tidak percaya tanya saja Bea dan Cukai,  kita sudah kordinasi dengan intansi yang bersangkutan, kalau tidak mana berani kita bang,
Toko kaset sekota Batam kita yang mengordernya,  perkepingnya dihargai Rp 3500 rupiah untuk kaset drama, dan Rp 2.500 untuk kaset musik, akan tetapi apa bila pembeli partai besar diatas 200 keping, harga masih dapat dipotong. Ujar A pria tua itu.

Menurut informasi, cakram-cakra optik bajakan itu diketahui tidak didatangkan dari Jakarta, melainkan di produksi di Batam, pasalnya memproduksi cakram optik bajakan itu terbilang mudah, dengan alat seadanya , diduga “ Produksinya dibagian atas ruko” ujar sumber.  (ngl)
Reporter         : Samjonews
Editor              : Sdr


 
Top