BATAM.Samjonews.com– Masyarakat, khususnya pemilik kendaraan baru di Batam kembali dibuat bingung. Sebab, mereka tak juga memiliki plat nomor asli dari Samsat, meski kendaraan  mereka sudah hampir lunas.
  
Sitorus misalnya pemilik sepeda motor  Yamaha Mio 2JB  warna merah belum mendapatkan plat nomor asli dari dealer Alfa secorpii Bengkong tempatnya mengambil  kendaraan, pihak dealer  beralasan  jika  plat  nomor  asli  belum keluar dari Samsat  padahal angsuran keredit motornya selama  24 bulan  dan sudah jalan 22 bulan dan bulan  july sudah lunas.

Anak Sitorus pemilik Yamaha Mio 2JB memakai motor tersebut kesalah satu warnet yang ada di Bengkong Plapa tanggal 28/05 sekitar jam 23:00 wib, tiba tiba rombongan Polisi Polsek Bengkong langsung dipimpin Kapolsek Bengkong mengangkut motor yang parkir di warnet dengan alasan penertiban begal motor diwilayah Bengkong.

Esok harinya, Sitorus mendatangin Polsek Bengkong dengan tujuan mengambil motor miliknya yang ditangkap polisi dan menunjukkan STNK, tetapi petugas jaga mengatakan, “ bahwa plat nomor polisi dan STNK berbeda, sehingga motor milik Sitorus tidak bisa diserahkan pihak Polsek Bengkong.

Hari itu juga, Sitorus mendatangin awak media ini, menceritakan keluhanya, “ motor ini bukan atas nama saya, tetapi atas nama saudara saya, jadi saya yang melanjutkan kredit motor ini, jangka kredit 24 bulan, sekarang sudah jalan 22 bulan, dan bulan july motor ini sudah lunas, tetapi sampai sekarang plat nomor aslinya belum keluar dari dealer Alfa Scorpii.

Sitorus menambahkan, saya paling suntuk akibat dari pelayanan dealer ini, anak saya belum pulang sampai sekarang, anak saya kelas satu SMA, sekarang lagi ujian penaikan kelas, sangkin takutnya motor ini ditangkap polisi, anak saya kabur sudah tiga hari belum  pulang juga, jadi ujian penaikan kelas tidak di ikuti. Tutur Sitorus dengan sedih. 

Sitorus memanggil pihak dealer Yamaha Alfa Secorpii melalui telpon genggamnya, meminta supaya pihak dealer datang ke  Polsek Bengkong dan membawa photo copy dokumen motor miliknya, agar motor miliknya bisa dikeluarkan dari polsek Bengkong hari itu.

AKP Syamsurizal Kapolsek bengkong menjelaskan pada media ini saat dikomfirmasi, “ memang benar kita ada menangkap tiga unit  motor dari parkiran warnet di daerah Bengkong Palapa, tujuan kita untuk menertibkan begal motor khususnya yang ada di wilayah Bengkong, apa bila pemilik motor bisa menunjukkan dokumen motornya, kita akan lepaskan motornya kepada pemiliknya, tetapi apa bila tidak bisa ditunjukkan, maka motornya akan kita tahan, penangkapan langsung saya pimpin sendiri.

Amir marketing dealer Alfa Secorpii yang datang kepolsek Bengkong menjelaskan saat dikomfirmasi awak media ini, “ memang plat nomor aslinya belum keluar dari samsat bang, makanya kita bingung, banyak konsumen kita yang mengeluh akibat dari langkanya plat nomor sekarang ini. Tetapi biasanya polisi sudah tau dan tidak menangkap kalau masalah plat nomor, asalkan lengkap STNK, SIM, dan lengkap pakai helem.  Jelas Amir dipolsek Bengkong.

Rabu tanggal 31/05 awak media ini mendatangin dealer Alfa Scorpii Bengkong, dengan tujuan komfirmasi kepada menejer Alfa Scorpii, tetapi Swaldi menejer Alpa Scorpii tidak ada di kantor, kata karyawan Menejer lagi ke Botania.

Dengan masalah plat nomor polisi yang asli milik Sitorus yang belum keluar dari samsat sampai saat ini, diduga kuat akibat kelalaian dari pihak dealer PT.Alfa Corpii, dimana pihak dealer ini selalu sibuk untuk mengejar omset penjualan, sehingga lupa dengan tanggung jawabnya untuk mengurus dokumen motor milik  konsumen yang lama.  

Dengan kejadian seperti yang dirasakan Sitorus ini, siapakah yang bertanggung jawab, sampai berita ini diterbitkan, Swaldi menejer PT.Alfa Scorpii belum dapat ditemuin, dan pihak samsat juga belum dapat dikomfirmasi apa penyebabnya plat nomor polisi sampai hampir dua tahun belum keluar. (NGL)


 
Top